Cara Agar Postingan Baru Cepat Terindex Google

Inilah rahasia agar postingan baru di blog Anda cepat terindex di Google. Ada banyak caranya dan saya akan paparkan satu persatu. Banyak yang tanya bagaimana cara agar artikel baru cepat terindex. Jujur aja, saya nggak terlalu mikirin terindex apa nggak. Tapi kalau boleh saya akan share sedikit di sini. Ada banyak sekali cara agar artikel baru di blog kita bisa cepat terindex. Indeksasi ini penting karena merupakan syarat agar halaman artikel blog kita bisa muncul di halaman 1 Google.

Perbaiki Kualitas Blog

Agar postingan baru bisa cepat terindex di Google, tentunya kita harus memperbaiki dulu kualitas blog kita secara on page. Secara on page, blog Anda harus bagus dulu. Dalam arti, blog Anda disukai oleh google. Pahami dulu hal apa saja yang bikin blog Anda disukai oleh google, adalah antara lain :

1. Atur Navigasi Blog Agar Sederhana

Buatlah navigasi yang sederhana, dalam arti memudahkan pengunjung untuk menemukan apapun yang mereka cari. Hal ini akan terlihat dari kunjungan berseri, dalam arti pengunjung setelah membuka halaman A lalu klik halaman B dst. Cara termudah bagi google untuk mengetahui apakah suatu blog bagus atau tidak adalah jumlah pageview.
Misal, setiap 1 pengunjung buka 2 halaman saja artinya secara tata letak bahwa sudah cukup baik. Bayangkan bahwa blog anda ibarat sebuah kamar, dimana anda bisa menemukan dengan mudah dimana gunting, kertas, celana dalam, kaos kaki, dsb. Tipsnya adalah selalu letakkan semua bagian penting pada posisi yang mudah terlihat oleh orang asing (dalam hal ini pengunjung website).

2. Turunkan Bounche Rate Blog Anda

Turunkan bounche rate blog anda agar memenuhi standar seperti sebagian besar blog lainnya. Rata rata, bounche rate blog (hanya bisa) berada di kisaran 40-60%. Kalau blog Anda masih berada >80% artinya Anda harus memperbaiki dulu tata letak halaman blog Anda, ini kembali ke pembahasan di point 1. Tipsnya antara lain meletakkan related post, recent post, dst.
Google punya banyak milyaran kasus dan Google bisa memaklumi kalau bounche rate blog anda masih berada di kisaran >60%, berdasarkan data sebagian besar blog. Setiap jenis jenis web memiliki kisaran bounche rate yang berbeda. Akan selalu ada perbedaan antara web sejarah, web ilmu pengetahuan, web situs video, online shop, dst. Tapi kalau blog anda bounche rate masih 80-100% itu masih menjadi masalah besar. Perbaiki dulu.

3. Perbaiki Internal Pagelinking.

Setiap halaman harus saling memiliki keterkaitan agar memberi sinyal bahwa blog anda “bercerita tentang sesuatu yang spesifik”. Cara paling mudah adalah membuat 1 artikel sepanjang misalnya 2500 kata lalu membagi menjadi 5 artikel, artinya anda punya 5 artikel yang bisa saling ngelink, karena memiliki topik yang sama.
Tapi kalau blog anda gado gado, tentu akan lebih sulit membuat link antara artikel 1 dengan artikel lain. Jalan termudah adalah meletakkan saran baca berupa naked url yang diletakkan antara paragraf, misalnya “baca juga : bla bla bla”. Dengan cara ini, google akan merayapi halaman ini dan mengambil kesimpulan bahwa antar artikel dalam blog anda memiliki keterkaitan satu sama lain, artinya bahwa blog anda “bercerita tentang sesuatu yang spesifik”, meskipun bisa jadi bahwa sebetulnya tidak.

4. Efek Sitewide dari Recent Post

Salah satu cara agar artikel baru cepat terindex adalah jika blog dimana artikel tersebut berada, sudah memiliki banyak artikel. Contoh, anda membuat artikel tentang “manfaat mangga” di dalam blog AA misalnya. Jika blog AA sudah memiliki katakanlah 100 artikel maka artikel baru bisa cepat terindex, apalagi jika traffic nya sudah cukup bagus. Caranya adalah setel agar blog anda menampilkan menu “recent post” atau menu daftar artikel terbaru. Dengan sendirinya, setiap artikel baru akan muncul di misalnya sidebar pada menu recent post dan ini dapat membantu agar artikel baru Anda cepat terindex.

Bagikan Artikel Blog Anda

Membagikan artikel baru Anda bisa ke sosial media seperti Facebook atau ke situs lainnya seperti social bookmark juga dapat membantu mempercepat artikel baru agar cepat terindex, asalkan tau triknya.

1. Bagikan Artikel Blog Anda di Facebook

Banyak orang yang ribut soal kenapa artikel baru susah terindex tapi tidak pernah mau mencari tau apa yang harus dilakukan agar bisa cepat terindex. Google melakukan indeksasi terhadap suatu url kalau url tersebut dianggap penting. Google cuma robot tapi ia mempelajari perilaku banyak orang lalu membuat algoritma berdasarkan hal itu. Contoh, salah satu cara anda bereaksi terhadap suatu artikel adalah dengan share di Facebook.
Semua url yang dishare di sosial media salah satunya Facebook dianggap ‘penting’ sehingga Google pun akan buru buru melakukan indeksasi. Amati, ada banyak kasus tentang blog blog yang pemiliknya nggak tau sama sekali soal SEO tapi artikel barunya cepat terindex di google. Ini pun sudah menandakan bahwa google nggak mau ketinggalan berita dari sosial media. Dengan demikian bisa kita simpulkan bahwa sosial media dalam hal ini memiliki peranan penting terhadap percepatan indeksasi.
Kalau url artikel baru, anda share di sosial media lalu banyak yang klik maka artikel baru anda akan cepat terindex. Ini pengalaman saya. Tentu saja ini agak sulit karena anda harus memiliki atau menemukan ‘kolam’ berisi ‘ikan piranha’ yang ganas ganas dan melahap apapun yang terlihat di depan mata. Nah, kalau blog anda gado gado maka disinilah fungsi punya grup berisi ‘alay’. Dengan sedikit tambahan copy writing maka apapun url yang anda share akan dicaplok!
Kadang, dalam 1 menit anda bisa dapat puluhan klik dan itu sudah cukup untuk membantu indeksasi. Kesulitannya adalah, anda harus punya grup sendiri yang harus anda ‘pelihara’ supaya ‘ikan piranhanya tetep ‘ganas’. Alternatifnya adalah, gunakan akun klonengan untuk blusukan ke grup grup ‘alay’ supaya bisa pindah pindah grup dan membagikan url artikel baru.

2. Submit Social Bookmark

Sebagaimana fungsinya untuk menandai halaman yang dianggap penting, maka social bookrmark juga dapat membantu agar suatu artikel baru pada suatu blog bisa cepat terindex. Sayangnya, pada banyak kasus yang lapor ke saya, bahwa ketika submit kes social bookmark maka halaman web yang tadinya sudah page 1 lalu merosot secara ranking atau bahkan ‘hilang’ entah kemana. Dan laporan ini sudah ada sejak saya menulis ebook di tahun 2012, itu sebabnya saya tidak pernah menganjurkan untuk submit ke social bookmark.
Penyebabnya sederhana, karena setiap halaman social bookmark rata rata jumlah artikelnya hanya 100-150 kata dengan 1 link keluar. Lain halnya dengan social bookmark luar negeri, karena rata rata artikelnya minimal 1000 kata. Saya mengamati bahwa artikel 500 kata + 1 link keluar akan berbeda dengan artikel 100 kata + 1 link keluar. Ini pengamatan saya, silakan dicoba sendiri, mungkin hasilnya beda.
Nah, berdasarkan hal tersebut, kalau mau menggunakan social bookmark lokal boleh saja, masih cukup bagus kok asalkan tau triknya. Submit di social bookmark lokal, tapi segera copot link di social bookmark saat url artikel sudah terindex.

3.  Klik di Blog Lain

Kalau cara mempercepat indeksasi dengan membagikan di Facebook terasa sangat sulit, bisa membuat 1 blog khusus, usahakan sampai cukup ramai pengunjung. Tapi, jangan letakkan apapun di sana bahkan iklan. Setelah itu, buatlah “sticky post” di bawah post atau di atas post yang mudah terlihat oleh pengunjung untuk mengundang klik.
Sticky post tersebut berisi link ke artikel baru yang akan diindeks. Jika banyak pengunjung yang klik link tersebut, maka dengan sendirinya artikel baru akan cepat terindex. Pada prinsipnya, hal ini sama dengan ketika membagikan di sosial media, hanya berbeda medianya saja. Jika artikel baru sudah terindex, ganti dengan url artikel lainnya yang belum terindex. Cara ini memang cukup merepotkan.
Apakah masih ada cara lainnya? Ada! Banyak sekali cara lainnya, akan saya share di blog ini. Oke sekian dulu sharing saya kali ini, tunggu postingan lainnya.